Bansos

Cara Cek Saldo PKH Lewat HP Menggunakan Mobile Banking Bank Penyalur

Cara Cek Saldo PKH Lewat HP Menggunakan Mobile Banking Bank Penyalur

Penerima bantuan sosial sering kali ingin mengetahui apakah dana Program Keluarga Harapan (PKH) sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau belum. Salah satu cara praktis untuk memastikannya adalah melalui layanan Mobile Banking dari bank penyalur.

Cara cek saldo PKH lewat HP menggunakan Mobile Banking Bank Penyalur dapat dilakukan tanpa harus pergi ke ATM atau mengantre di kantor bank, selama rekening yang digunakan sudah terhubung dengan layanan perbankan digital.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum melakukan pengecekan. Tidak semua penerima PKH otomatis bisa menggunakan Mobile Banking karena aktivasi layanan, jenis rekening, dan ketentuan masing-masing bank dapat berbeda.

Selain itu, saldo yang terlihat di aplikasi perbankan merupakan saldo rekening, bukan informasi khusus mengenai status kepesertaan PKH. Karena itu, penerima bantuan perlu mengetahui cara membedakan dana yang sudah masuk dengan informasi pencairan bantuan yang masih diproses.

Berikut panduan lengkap untuk mengecek saldo bantuan PKH melalui HP menggunakan aplikasi bank penyalur, mulai dari persiapan hingga memastikan dana benar-benar sudah diterima.

Pengertian Saldo PKH dan Hubungannya dengan Rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat dari pemerintah yang ditujukan kepada keluarga miskin dan rentan yang memenuhi kriteria kepesertaan. Bantuan diberikan berdasarkan komponen tertentu dalam keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan PKH dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan pemerintah. Salah satu sarana penyalurannya adalah rekening bank yang terhubung dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

KKS berfungsi sebagai kartu untuk mengakses bantuan sosial yang disalurkan melalui rekening penerima. Kartu tersebut umumnya digunakan untuk melakukan transaksi di ATM maupun mesin EDC sesuai ketentuan bank penyalur.

Apakah saldo PKH sama dengan saldo rekening KKS?

Pada dasarnya, saldo PKH yang diterima melalui rekening KKS merupakan bagian dari saldo rekening penerima manfaat. Ketika bantuan sudah berhasil disalurkan dan dibukukan, jumlahnya akan tercermin dalam saldo rekening tersebut.

Sebagai contoh, seorang penerima memiliki saldo awal Rp25.000. Apabila bantuan sebesar Rp600.000 masuk ke rekening, saldo rekening secara teori menjadi Rp625.000 jika tidak ada transaksi lain.

Artinya, aplikasi Mobile Banking tidak selalu menampilkan keterangan khusus bertuliskan dana PKH. Penerima biasanya hanya melihat jumlah saldo rekening dan riwayat transaksi yang tersedia.

Hal penting: Jangan langsung menyimpulkan bahwa bantuan PKH belum cair hanya karena tidak menemukan tulisan PKH di aplikasi Mobile Banking. Periksa jumlah saldo dan mutasi rekening untuk mengetahui apakah terdapat transaksi masuk.

Perbedaan saldo PKH, status penerima, dan status pencairan

Ketiga informasi tersebut memiliki fungsi berbeda sehingga tidak boleh disamakan.

Informasi

Kegunaan

Status penerima PKH

Mengetahui apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bantuan

Status penyaluran

Mengetahui perkembangan proses penyaluran bantuan

Saldo rekening KKS

Mengetahui jumlah uang yang tersedia di rekening

Mutasi rekening

Melihat transaksi uang masuk dan keluar

Seseorang bisa saja masih tercatat sebagai penerima PKH, tetapi dana untuk periode berikutnya belum masuk ke rekening.

Sebaliknya, saldo rekening yang bertambah belum tentu seluruhnya berasal dari PKH karena bisa terdapat transfer pribadi atau transaksi lainnya.

Oleh sebab itu, pengecekan saldo melalui Mobile Banking sebaiknya dilakukan bersama pemeriksaan riwayat transaksi dan informasi kepesertaan bantuan.

Daftar Bank Penyalur PKH yang Menyediakan Layanan Mobile Banking

Penyaluran bantuan PKH melalui rekening KKS berkaitan dengan bank yang ditunjuk pemerintah sebagai lembaga penyalur. Bank tersebut menyediakan rekening untuk menerima bantuan sekaligus fasilitas transaksi bagi penerima manfaat.

Bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN. Selain melalui perbankan, penyaluran bantuan untuk kelompok penerima tertentu juga dapat dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Namun, perlu dipahami bahwa bank penyalur bisa mengikuti ketentuan dan mekanisme penyaluran pada periode tertentu. Tidak semua bank yang menyediakan layanan Mobile Banking otomatis menjadi penyalur PKH.

1. Bank BRI

Aplikasi: BRImo

BRI merupakan salah satu bank yang menyalurkan bantuan sosial melalui rekening KKS. Nasabah BRI dapat menggunakan BRImo untuk memeriksa saldo rekening dan melihat riwayat transaksi.

Aplikasi BRImo tersedia untuk perangkat Android dan iPhone. Pengguna harus memiliki rekening yang memenuhi persyaratan serta sudah mengaktifkan layanan BRImo agar dapat mengakses informasi rekening.

2. Bank Mandiri

Aplikasi: Livin' by Mandiri

Bank Mandiri menyediakan layanan Livin' by Mandiri untuk memudahkan nasabah mengelola rekening melalui smartphone. Salah satu fiturnya adalah pengecekan saldo tabungan tanpa harus mengunjungi ATM.

Nasabah juga dapat memanfaatkan fitur riwayat transaksi untuk memeriksa uang masuk dan keluar. Fitur ini berguna ketika ingin memastikan apakah dana bantuan sudah dibukukan ke rekening.

3. Bank BNI

Aplikasi: wondr by BNI dan BNI Mobile Banking

BNI menyediakan layanan perbankan digital untuk mengakses informasi saldo dan mutasi rekening. Aplikasi generasi terbaru yang diperkenalkan BNI adalah wondr by BNI.

Perlu diperhatikan, BNI sedang melakukan peralihan layanan dari BNI Mobile Banking menuju wondr by BNI. Berdasarkan pengumuman BNI tanggal 20 Oktober 2026, penutupan akses pengguna BNI Mobile Banking dilakukan secara bertahap hingga 30 November 2026.

Karena itu, pengguna baru maupun nasabah yang mengalami kendala pada aplikasi lama sebaiknya mempertimbangkan penggunaan wondr by BNI.

 

4. Bank Syariah Indonesia (BSI)

Aplikasi: BYOND by BSI dan BSI Mobile

Bank Syariah Indonesia menyediakan layanan perbankan digital untuk nasabah yang memiliki rekening BSI. Aplikasi BYOND by BSI merupakan superapp terbaru yang menyediakan fitur informasi saldo, transaksi, dan pengelolaan rekening.

Meskipun BSI memiliki fasilitas Mobile Banking, jangan langsung menganggap rekening BSI dapat digunakan untuk menerima PKH. BSI bukan bagian dari empat bank Himbara yang disebutkan sebelumnya, sehingga statusnya sebagai penyalur harus dipastikan berdasarkan penetapan resmi untuk periode bantuan yang bersangkutan.

 

Perbandingan aplikasi Mobile Banking untuk mengecek saldo

Bank

Aplikasi

Fitur yang digunakan

BRI

BRImo

Informasi saldo dan mutasi

Mandiri

Livin'

Informasi saldo dan riwayat transaksi

BNI

wondr by BNI

Informasi rekening dan transaksi

BSI

BYOND by BSI

Informasi saldo dan mutasi

Catatan: Nama aplikasi dan ketersediaan fitur dapat berubah mengikuti pembaruan layanan bank. Pastikan mengunduh aplikasi resmi melalui Google Play Store atau App Store.

Syarat Mengecek Saldo Bantuan PKH Lewat HP Tanpa Harus ke ATM

Sebelum melakukan pengecekan, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Tujuannya agar proses login berjalan lancar dan informasi saldo dapat ditampilkan tanpa harus mendatangi kantor cabang.

Tidak semua pemegang kartu KKS langsung bisa menggunakan Mobile Banking. Ada persyaratan rekening, registrasi, dan aktivasi yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan.

1. Memiliki rekening bank penyalur yang aktif

Pastikan rekening yang digunakan memang merupakan rekening penerima bantuan PKH. Informasi rekening harus sesuai dengan data penyaluran bantuan yang ditetapkan.

Jika memiliki beberapa rekening pada bank yang sama, pastikan rekening yang diperiksa adalah rekening yang terhubung dengan KKS. Jangan sampai pengguna justru melihat saldo tabungan pribadi yang berbeda.

2. Memiliki smartphone Android atau iPhone

Pengecekan saldo dapat dilakukan melalui smartphone yang mendukung aplikasi Mobile Banking. Perangkat harus memenuhi persyaratan sistem operasi minimum dari aplikasi bank yang digunakan.

Usahakan menggunakan perangkat pribadi agar informasi rekening tidak mudah diakses orang lain. Hindari menggunakan HP umum atau perangkat milik orang yang tidak dipercaya.

3. Mengunduh aplikasi Mobile Banking resmi

Instal aplikasi sesuai dengan bank penerbit rekening. Pengguna BRI menggunakan BRImo, nasabah Mandiri menggunakan Livin', sedangkan nasabah BNI dapat menggunakan wondr by BNI.

Untuk nasabah BSI, gunakan aplikasi resmi yang didukung bank, termasuk BYOND by BSI. Hindari mengunduh file APK dari situs tidak dikenal karena berisiko membawa malware atau aplikasi palsu.

4. Sudah melakukan registrasi dan aktivasi

Pengguna harus memiliki akun Mobile Banking yang aktif. Proses registrasi biasanya membutuhkan data rekening, nomor HP terdaftar, serta tahapan verifikasi identitas.

Jika belum pernah mengaktifkan layanan, ikuti prosedur registrasi dari bank masing-masing. Beberapa bank menyediakan aktivasi mandiri melalui aplikasi, sedangkan kondisi tertentu mungkin membutuhkan bantuan petugas bank.

5. Memiliki koneksi internet yang stabil

Aplikasi Mobile Banking membutuhkan koneksi internet untuk mengakses informasi rekening. Pengguna dapat memakai jaringan Wi-Fi pribadi atau paket data seluler.

Jika koneksi tidak stabil, saldo mungkin tidak muncul atau aplikasi gagal memuat informasi rekening. Aktifkan kembali jaringan internet dan coba masuk setelah koneksi normal.

Checklist sebelum mengecek saldo PKH

Perlu diketahui: Kartu KKS dan akun Mobile Banking merupakan dua fasilitas yang berbeda. Memegang KKS tidak otomatis berarti pengguna sudah mempunyai akun Mobile Banking yang aktif.

Jika rekening KKS belum bisa dihubungkan dengan aplikasi, jangan mencoba memasukkan nomor kartu atau data rekening secara sembarangan. Tanyakan terlebih dahulu kepada bank penerbit apakah rekening tersebut memenuhi persyaratan akses Mobile Banking.

Cara Cek Saldo PKH Menggunakan BRImo untuk Nasabah BRI

BRImo merupakan aplikasi perbankan digital BRI yang memungkinkan nasabah mengakses informasi rekening melalui smartphone. Aplikasi ini dapat digunakan untuk memeriksa saldo tabungan dan memantau transaksi tanpa harus datang ke ATM.

Bagi penerima PKH yang memiliki rekening KKS BRI dan sudah terhubung dengan layanan BRImo, proses pengecekan dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana.

Langkah 1: Buka aplikasi BRImo

Jalankan aplikasi BRImo yang sudah terpasang di HP. Pastikan aplikasi berasal dari pengembang resmi BRI dan bukan aplikasi tiruan.

Periksa juga apakah tersedia pembaruan melalui Google Play Store atau App Store. Pembaruan dapat membantu memperbaiki bug yang menyebabkan aplikasi gagal dibuka.

Langkah 2: Login menggunakan akun BRImo

Masukkan username dan password yang sudah terdaftar. Jika sebelumnya mengaktifkan fitur biometrik, pengguna juga dapat menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah sesuai dukungan perangkat.

Pastikan informasi login dimasukkan pada aplikasi resmi. Jangan pernah memberikan username, password, atau PIN kepada orang yang mengaku sebagai petugas bantuan sosial.

Langkah 3: Pilih menu rekening atau informasi saldo

Setelah berhasil masuk, cari bagian informasi rekening pada halaman utama BRImo. Pengguna dapat melihat saldo rekening yang terhubung dengan akun tersebut.

Apabila memiliki lebih dari satu rekening, pilih rekening yang digunakan untuk menerima bantuan PKH. Periksa nomor rekening yang ditampilkan agar tidak salah membaca saldo tabungan lainnya.

Langkah 4: Periksa jumlah saldo

Setelah rekening dipilih, lihat jumlah saldo yang tersedia. Jika dana bantuan sudah masuk dan dibukukan, saldo rekening akan mengalami perubahan sesuai nominal transaksi.

Sebagai contoh, apabila saldo sebelumnya Rp10.000 dan terdapat bantuan masuk sebesar Rp600.000, saldo secara teori menjadi Rp610.000 jika tidak ada transaksi lainnya.

Langkah 5: Periksa mutasi rekening

Jangan hanya mengandalkan angka saldo. Buka menu mutasi atau riwayat transaksi untuk melihat apakah terdapat transaksi kredit atau uang masuk.

Perhatikan tanggal transaksi dan nominal yang tercatat. Informasi ini membantu membedakan dana bantuan dengan transfer pribadi atau pemasukan lainnya.

Tips praktis: Jika saldo sudah bertambah tetapi belum mengetahui sumbernya, simpan atau catat detail transaksi. Informasi tersebut dapat digunakan ketika mengonfirmasi penyaluran kepada pihak bank.

Bagaimana jika saldo PKH tidak muncul di BRImo?

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan informasi saldo tidak dapat ditampilkan, antara lain:

  • Rekening belum terhubung: Akun BRImo mungkin hanya terhubung dengan rekening lain.

  • Aplikasi mengalami gangguan: Coba tutup aplikasi dan buka kembali setelah beberapa menit.

  • Internet tidak stabil: Ganti jaringan Wi-Fi dengan paket data atau sebaliknya.

  • Aplikasi belum diperbarui: Instal versi terbaru dari toko aplikasi resmi.

  • Rekening bermasalah: Hubungi BRI untuk memeriksa status rekening.

Jika saldo tidak berubah, jangan langsung menganggap bantuan gagal dicairkan. Periksa kembali informasi penyaluran dan mutasi rekening secara berkala.

Informasi mengenai BRImo dan panduan keamanan layanan digital dapat diperiksa melalui situs resmi BRI.

Langkah Melihat Saldo Bantuan PKH melalui Livin' by Mandiri, BNI Mobile, dan BSI Mobile

Selain BRImo, penerima bantuan yang memiliki rekening pada bank lain dapat memanfaatkan aplikasi perbankan masing-masing. Prinsip pengecekannya hampir sama, yaitu masuk ke aplikasi, memilih rekening yang sesuai, kemudian memeriksa saldo dan riwayat transaksi.

Perbedaan biasanya terletak pada nama menu, tampilan halaman utama, dan metode autentikasi. Berikut panduan untuk masing-masing aplikasi.

1. Cara cek saldo PKH melalui Livin' by Mandiri

Livin' by Mandiri menyediakan fitur untuk melihat saldo rekening tabungan melalui smartphone. Bahkan, terdapat fitur Intip Saldo yang memungkinkan pengguna melihat saldo rekening tertentu tanpa harus masuk ke halaman utama aplikasi.

Berikut langkah untuk mengecek saldo melalui Livin':

  1. Buka aplikasi Livin' by Mandiri di HP.

  2. Login menggunakan password, PIN, atau metode biometrik yang tersedia.

  3. Masuk ke halaman utama aplikasi.

  4. Pilih rekening tabungan yang ingin diperiksa.

  5. Lihat jumlah saldo yang ditampilkan.

  6. Buka bagian transaksi atau riwayat rekening untuk memeriksa uang masuk.

Jika ingin menggunakan fitur Intip Saldo, pengguna perlu mengaktifkannya terlebih dahulu melalui pengaturan aplikasi.

Caranya, buka menu Pengaturan, pilih Instant Access, kemudian aktifkan Intip Saldo. Ikuti persetujuan ketentuan, lakukan autentikasi, dan pilih rekening yang ingin ditampilkan.

Setelah pengaturan berhasil, pengguna dapat membuka halaman login dan menggeser layar ke bawah untuk melihat saldo rekening yang sudah dipilih.

 

Jika saldo tidak terlihat: Pastikan rekening yang dipilih benar, fitur Intip Saldo sudah aktif, dan aplikasi tidak sedang mengalami gangguan. Apabila belum pernah mengaktifkan Livin', lakukan registrasi sesuai petunjuk Bank Mandiri.

2. Cara cek saldo PKH melalui BNI Mobile Banking atau wondr by BNI

Nasabah BNI dapat menggunakan layanan perbankan digital untuk memeriksa informasi rekening. Namun, pengguna perlu memperhatikan perubahan aplikasi karena BNI sedang mengalihkan layanan dari BNI Mobile Banking ke wondr by BNI.

Untuk pengguna wondr by BNI, langkah umumnya sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi wondr by BNI yang sudah terpasang di smartphone.

  2. Login menggunakan akun yang telah didaftarkan.

  3. Masuk ke halaman utama aplikasi.

  4. Cari bagian informasi rekening atau saldo.

  5. Pilih rekening tabungan yang digunakan untuk menerima bantuan.

  6. Periksa jumlah saldo yang ditampilkan.

  7. Buka fitur riwayat transaksi atau informasi rekening untuk memeriksa dana masuk.

Pastikan rekening yang diperiksa sesuai dengan rekening penerima bantuan. Jika mempunyai beberapa rekening BNI, jangan hanya mengandalkan saldo rekening utama.

Sementara itu, pengguna BNI Mobile Banking yang masih memiliki akses dapat memeriksa saldo melalui menu Rekeningku atau fitur informasi saldo.

BNI Mobile Banking juga menyediakan fasilitas pengecekan mutasi rekening. Namun, mengingat proses migrasi layanan yang berlangsung hingga November 2026, pengguna sebaiknya mulai beralih ke wondr by BNI sesuai arahan resmi bank.

 

Jika aplikasi meminta registrasi ulang: Ikuti petunjuk resmi pada wondr by BNI. Jangan memberikan kode OTP, password, atau PIN kepada orang lain selama proses pemindahan layanan.

3. Cara cek saldo melalui BSI Mobile atau BYOND by BSI

Nasabah Bank Syariah Indonesia dapat mengakses informasi rekening melalui layanan digital BSI. Salah satu aplikasi terbaru yang disediakan bank adalah BYOND by BSI.

Untuk memeriksa saldo melalui BYOND, ikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi BYOND by BSI di smartphone.

  2. Login menggunakan akun yang sudah diaktifkan.

  3. Masuk ke halaman utama aplikasi.

  4. Pilih menu informasi rekening atau saldo.

  5. Tentukan rekening tabungan yang ingin diperiksa.

  6. Lihat jumlah saldo yang tersedia.

  7. Buka informasi mutasi untuk memeriksa transaksi masuk.

BYOND menyediakan fitur informasi saldo rekening dan berbagai layanan pengelolaan keuangan. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mengetahui kondisi rekening tanpa harus mengunjungi ATM.

 

Bagi pengguna BSI Mobile yang masih aktif, pemeriksaan saldo dapat dilakukan melalui menu informasi rekening sesuai tampilan aplikasi. Jika layanan meminta pembaruan atau pengalihan aplikasi, ikuti informasi yang disampaikan BSI.

Catatan penting: Panduan BSI di atas merupakan cara memeriksa saldo rekening BSI, bukan konfirmasi bahwa BSI menjadi bank penyalur PKH pada periode berjalan. Pastikan terlebih dahulu bahwa rekening BSI memang ditetapkan sebagai rekening penerima bantuan sebelum menghubungkan informasi saldo dengan pencairan PKH.

Perbedaan pengecekan saldo pada setiap aplikasi

Meskipun tujuannya sama, terdapat beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan.

Aplikasi

Cara melihat saldo

Informasi tambahan

BRImo

Melalui informasi rekening

Riwayat transaksi

Livin'

Informasi rekening atau Intip Saldo

Transaksi rekening

wondr by BNI

Informasi rekening

Riwayat keuangan

BYOND by BSI

Informasi saldo rekening

Mutasi rekening

Nama dan posisi menu dapat berubah setelah aplikasi mendapatkan pembaruan. Apabila tidak menemukan menu yang disebutkan, gunakan fitur pencarian atau bantuan di dalam aplikasi.

Cara Memastikan Dana PKH Sudah Masuk ke Rekening KKS atau Belum

Mengetahui jumlah saldo merupakan langkah awal, tetapi penerima juga perlu memastikan apakah perubahan saldo benar-benar berasal dari bantuan PKH. Hal ini penting karena rekening KKS bisa digunakan untuk transaksi lain sesuai ketentuan bank.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar tidak salah memahami status pencairan bantuan.

1. Periksa saldo sebelum dan sesudah pencairan

Cara paling sederhana adalah membandingkan saldo rekening sebelum dan setelah periode penyaluran. Jika terdapat penambahan saldo, periksa apakah nominalnya sesuai dengan transaksi yang diterima.

Namun, metode ini hanya membantu mendeteksi perubahan saldo. Pengguna tetap perlu memeriksa mutasi rekening untuk mengetahui sumber uang yang masuk.

2. Periksa mutasi rekening

Mutasi rekening merupakan catatan transaksi yang menunjukkan uang masuk dan keluar. Informasi ini lebih membantu daripada sekadar melihat saldo akhir.

Saat memeriksa mutasi, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Tanggal transaksi masuk.

  • Nominal uang yang diterima.

  • Keterangan transaksi apabila tersedia.

  • Saldo setelah transaksi dilakukan.

  • Ada atau tidaknya transaksi lain pada tanggal yang sama.

Jika terdapat transaksi masuk yang sesuai dengan informasi penyaluran, pengguna memiliki dasar yang lebih kuat untuk memastikan dana sudah dibukukan.

3. Cocokkan dengan status kepesertaan PKH

Penerima perlu memastikan bahwa namanya masih tercatat sebagai keluarga penerima manfaat. Status kepesertaan dapat diperiksa melalui kanal resmi pemerintah, seperti layanan Cek Bansos Kementerian Sosial.

Informasi yang perlu disiapkan biasanya mencakup nama sesuai identitas dan wilayah tempat tinggal. Gunakan data secara teliti agar tidak salah menemukan penerima dengan nama serupa.

Perlu diingat bahwa status terdaftar sebagai penerima tidak selalu berarti dana sudah masuk ke rekening. Status kepesertaan dan realisasi penyaluran merupakan dua informasi yang berbeda.

4. Periksa informasi pencairan dari pendamping sosial

Jika saldo belum bertambah, penerima dapat menanyakan perkembangan penyaluran kepada pendamping PKH di wilayah masing-masing.

Pendamping dapat membantu memberikan penjelasan mengenai kondisi kepesertaan, jadwal penyaluran, atau kemungkinan kendala administrasi. Pastikan informasi yang diterima berasal dari petugas yang benar-benar bertugas.

Jangan mudah percaya kepada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan mempercepat pencairan bantuan.

5. Hubungi bank jika transaksi tidak sesuai

Apabila terdapat informasi bahwa bantuan sudah disalurkan tetapi saldo rekening belum berubah, hubungi bank penerbit KKS.

Siapkan kartu KKS, identitas diri, dan informasi rekening yang diperlukan. Sampaikan bahwa Anda ingin memeriksa apakah terdapat transaksi bantuan yang sudah dibukukan.

Jangan mengirimkan foto kartu ATM bagian depan dan belakang, PIN, password, atau kode OTP melalui pesan kepada orang yang tidak dikenal.

Contoh membedakan dana PKH yang sudah masuk dan belum masuk

Misalnya, seorang penerima PKH memiliki saldo awal Rp15.000. Setelah memeriksa aplikasi Mobile Banking beberapa hari kemudian, saldo masih menunjukkan jumlah yang sama.

Dalam kondisi tersebut, belum ada bukti bahwa dana bantuan sudah masuk ke rekening. Penerima perlu memeriksa mutasi dan memastikan status penyaluran melalui kanal resmi.

Sebaliknya, apabila saldo berubah menjadi Rp615.000 dan terdapat transaksi masuk sebesar Rp600.000, berarti rekening sudah menerima dana sebesar nominal tersebut.

Meski demikian, sumber transaksi tetap perlu dicocokkan dengan informasi penyaluran. Jangan hanya berpatokan pada jumlah saldo karena transaksi dari pihak lain juga dapat menyebabkan perubahan.

FAQ Seputar Cara Cek Saldo PKH Lewat HP Menggunakan Mobile Banking Bank Penyalur

1. Apakah saldo PKH bisa dicek lewat HP tanpa harus ke ATM?

Bisa. Penerima bantuan yang memiliki rekening KKS dan sudah mengaktifkan layanan Mobile Banking dapat memeriksa saldo melalui smartphone.

Aplikasi yang digunakan harus sesuai dengan bank penerbit rekening, seperti BRImo untuk BRI dan Livin' untuk Bank Mandiri.

2. Apakah cek saldo PKH melalui Mobile Banking dikenakan biaya?

Melihat saldo dan memeriksa informasi rekening melalui aplikasi Mobile Banking umumnya tidak dikenakan biaya transaksi. Namun, ketentuan layanan dapat berbeda pada setiap bank.

Pastikan menggunakan aplikasi resmi dan periksa ketentuan biaya apabila melakukan transaksi lain seperti transfer atau pembelian.

3. Apakah harus memiliki kartu KKS untuk mengecek saldo melalui Mobile Banking?

Kartu KKS merupakan fasilitas yang digunakan penerima untuk mengakses bantuan sosial melalui rekening penyalur. Sementara itu, akses Mobile Banking membutuhkan rekening dan registrasi layanan digital yang memenuhi ketentuan bank.

Jika rekening sudah terhubung dengan Mobile Banking, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui HP tanpa harus memasukkan kartu KKS ke ATM.

4. Kenapa saldo PKH belum muncul di aplikasi Mobile Banking?

Ada beberapa kemungkinan, seperti dana belum disalurkan, proses pembukuan belum selesai, rekening belum terhubung, atau aplikasi mengalami gangguan.

Periksa mutasi rekening terlebih dahulu. Jika tidak ditemukan transaksi masuk, tanyakan perkembangan penyaluran kepada pendamping PKH atau pihak bank.

5. Apakah BRImo bisa digunakan untuk mengecek saldo KKS BRI?

Bisa apabila rekening KKS BRI yang digunakan memenuhi persyaratan dan sudah terhubung dengan akun BRImo.

Setelah login, pilih rekening yang sesuai untuk melihat saldo. Pengguna juga dapat memeriksa mutasi agar mengetahui transaksi uang masuk.

6. Apakah penerima PKH yang menggunakan BNI harus mengunduh wondr by BNI?

BNI telah memperkenalkan wondr by BNI sebagai aplikasi perbankan digital generasi terbaru. Peralihan layanan dari BNI Mobile Banking dilakukan secara bertahap hingga 30 November 2026.

Nasabah sebaiknya mengikuti pengumuman resmi BNI untuk mengetahui aplikasi yang dapat digunakan pada rekeningnya.

7. Bagaimana cara mengecek saldo KKS jika lupa PIN Mobile Banking?

Gunakan fitur lupa PIN atau pemulihan akses yang tersedia pada aplikasi resmi bank. Ikuti proses verifikasi identitas sesuai instruksi. Jika pemulihan tidak berhasil, hubungi layanan resmi bank atau kunjungi kantor cabang dengan membawa identitas dan kartu rekening yang diperlukan.

Jangan meminta bantuan orang asing untuk membuka akun karena informasi login dapat disalahgunakan.

8. Apakah saldo PKH bisa dicek menggunakan HP milik orang lain?

Secara teknis, aplikasi Mobile Banking dapat diakses dari perangkat yang memenuhi persyaratan. Namun, menggunakan HP orang lain tidak disarankan karena berisiko terhadap keamanan rekening.

Sebaiknya gunakan smartphone pribadi. Jika terpaksa memakai perangkat lain, jangan menyimpan password, jangan memberikan PIN, dan pastikan sudah logout setelah selesai.

Kesimpulan

Cara cek saldo PKH lewat HP menggunakan Mobile Banking Bank Penyalur dapat dilakukan dengan mudah selama rekening KKS sudah memenuhi persyaratan dan terhubung dengan layanan perbankan digital.

Penerima bantuan BRI dapat menggunakan BRImo, nasabah Mandiri menggunakan Livin' by Mandiri, sedangkan nasabah BNI dapat memanfaatkan wondr by BNI sesuai ketentuan migrasi layanan. Untuk rekening BSI, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui BYOND by BSI apabila rekening tersebut memang digunakan dan memenuhi ketentuan akses aplikasi.

Hal terpenting adalah tidak hanya melihat jumlah saldo, tetapi juga memeriksa mutasi rekening untuk memastikan adanya transaksi masuk. Jika bantuan belum terlihat, periksa informasi penyaluran melalui kanal resmi pemerintah atau tanyakan kepada pendamping PKH. 

Dengan langkah tersebut, penerima dapat mengetahui kondisi rekening dan memantau dana bantuan tanpa harus selalu datang ke ATM.