Informasi Publik

Cara Membuat SKCK Baru Online untuk Melamar Kerja dan Syarat Lengkapnya

Cara Membuat SKCK Baru Online untuk Melamar Kerja dan Syarat Lengkapnya

Cara membuat SKCK baru online untuk melamar kerja kini dapat dilakukan melalui layanan digital resmi Polri. Pemohon bisa mengisi data diri, mengunggah dokumen, memilih lokasi penerbitan, dan mengikuti proses pembayaran tanpa harus memulai seluruh pendaftaran dari kantor polisi.

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian sering menjadi salah satu dokumen yang diminta perusahaan dalam proses rekrutmen. Dokumen ini juga dapat dibutuhkan untuk seleksi CPNS, PPPK, BUMN, maupun keperluan administrasi lainnya sesuai ketentuan instansi tujuan.

Meski pendaftaran sudah tersedia secara online, pemohon tetap perlu memperhatikan prosedur yang berlaku pada layanan dan kantor penerbit yang dipilih. Pada sejumlah mekanisme, verifikasi tambahan atau pengambilan dokumen masih dilakukan secara langsung, sedangkan layanan digital tertentu dapat menyediakan dokumen elektronik.

Agar tidak salah langkah, berikut panduan lengkap mulai dari persyaratan, cara mengisi formulir, pembayaran, hingga menerima SKCK yang siap digunakan untuk melamar pekerjaan.

Pengertian SKCK dan Fungsinya untuk Persyaratan Melamar Kerja

SKCK adalah surat resmi yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui fungsi Intelkam berdasarkan hasil penelitian terhadap identitas dan catatan kepolisian pemohon. Dokumen ini menerangkan informasi catatan kepolisian untuk keperluan tertentu.

Dalam proses melamar kerja, SKCK digunakan sebagai dokumen pendukung apabila perusahaan atau instansi mensyaratkannya. Keberadaan dokumen ini membantu memenuhi persyaratan administrasi rekrutmen, tetapi bukan jaminan seseorang akan diterima bekerja.

 

Kapan SKCK dibutuhkan untuk melamar kerja?

Kebutuhan SKCK bergantung pada jenis pekerjaan dan kebijakan lembaga yang membuka lowongan. Sebagian perusahaan swasta meminta SKCK sebagai bagian dari pemeriksaan administrasi, sedangkan instansi pemerintah dapat menetapkannya sebagai persyaratan pada tahap tertentu.

Berikut beberapa keperluan yang umumnya berkaitan dengan penerbitan SKCK:

  • Melamar pekerjaan di perusahaan swasta yang mensyaratkannya.

  • Melengkapi dokumen seleksi CPNS atau PPPK sesuai pengumuman resmi.

  • Mengikuti proses rekrutmen BUMN atau lembaga tertentu.

  • Mendaftar pekerjaan yang memerlukan pemeriksaan catatan kepolisian.

  • Memenuhi persyaratan administrasi lain yang secara khusus meminta SKCK.

Penting: Periksa pengumuman lowongan sebelum mengajukan permohonan. Pastikan jenis keperluan pada formulir sesuai dengan tujuan penggunaan dokumen agar tidak perlu mengulang proses akibat salah memilih kategori.

Apakah SKCK berlaku untuk semua jenis pekerjaan?

Tidak selalu. Perusahaan tidak otomatis mewajibkan SKCK untuk setiap posisi, sehingga pemohon sebaiknya memastikan dokumen tersebut memang diperlukan.

Selain itu, SKCK diterbitkan untuk keperluan tertentu. Apabila dokumen akan digunakan untuk beberapa proses berbeda, tanyakan kepada instansi tujuan apakah satu SKCK dapat diterima atau diperlukan pengajuan tersendiri.

 

Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Membuat SKCK Baru

Sebelum mendaftar, siapkan dokumen identitas dan berkas pendukung dalam bentuk fisik maupun digital. Persiapan ini penting karena formulir online meminta data yang harus sesuai dengan dokumen resmi.

Persyaratan dapat berbeda menurut kategori pemohon, lokasi penerbitan, dan ketentuan layanan yang berlaku. Karena itu, gunakan daftar berikut sebagai persiapan awal dan periksa kembali persyaratan yang tampil pada kanal resmi saat mengajukan permohonan.

 

Daftar persyaratan SKCK baru untuk WNI

Dokumen

Kegunaan

KTP elektronik

Memastikan identitas dan alamat pemohon

Kartu Keluarga (KK)

Memeriksa data keluarga dan identitas pendukung

Akta kelahiran atau dokumen sejenis

Mendukung verifikasi identitas

Ijazah atau dokumen pendidikan

Data pendukung jika diminta sistem atau kantor penerbit

Pasfoto terbaru

Persyaratan foto dengan latar belakang sesuai ketentuan

Nomor telepon aktif

Menerima pemberitahuan dan kebutuhan verifikasi

Alamat email aktif

Menerima notifikasi, bukti pembayaran, atau dokumen elektronik

Bukti kepesertaan JKN aktif

Memenuhi ketentuan yang berlaku apabila dipersyaratkan

Dokumen tambahan

Mengikuti permintaan pada formulir atau kantor penerbit

Situs resmi SKCK meminta pemohon menyiapkan identitas, kontak aktif, pasfoto, keperluan pembuatan, serta lokasi penerbitan. Ketentuan detail dokumen pendukung sebaiknya dicocokkan dengan petunjuk pada sistem dan kantor yang dipilih.

 

Ketentuan pasfoto SKCK

Pasfoto merupakan salah satu bagian yang perlu diperhatikan saat menyiapkan dokumen. Layanan resmi mencantumkan pasfoto berwarna dengan latar belakang merah, tetapi jumlah cetakan dan ketentuan teknis dapat berbeda menurut mekanisme pelayanan.

Pastikan wajah terlihat jelas, gambar tidak buram, dan foto terbaru sesuai ketentuan. Untuk pendaftaran digital, siapkan file foto yang mudah dibaca sistem, sedangkan untuk kebutuhan fisik bawalah cetakan apabila diminta oleh kantor penerbit.

Apakah harus membawa surat pengantar kelurahan?

Jangan langsung menganggap surat pengantar kelurahan selalu wajib untuk seluruh pengajuan. Informasi pada sebagian halaman pelayanan lama masih mencantumkan dokumen tersebut, sementara layanan digital terbaru menampilkan persyaratan berdasarkan kategori pengajuan dan tingkat penerbitan.

Cara paling aman adalah memeriksa daftar dokumen pada sistem resmi dan mengonfirmasi kepada kantor polisi yang dipilih apabila terdapat perbedaan informasi. Dengan demikian, pemohon tidak perlu mengurus surat tambahan yang ternyata tidak diminta atau justru melewatkan berkas wajib.

Persiapan file sebelum mendaftar

Simpan hasil pemindaian atau foto dokumen di satu folder pada HP atau komputer. Gunakan nama file yang mudah dikenali, misalnya KTP.jpg, KK.jpg, dan Ijazah.jpg.

Periksa kembali agar seluruh tulisan terbaca dan tidak terpotong. Jangan mengunggah foto dokumen milik orang lain atau menggunakan data yang tidak sesuai identitas karena ketidaksesuaian dapat menghambat verifikasi.

Cara Daftar SKCK Online melalui Aplikasi atau Layanan Resmi Polri

Pendaftaran SKCK baru dapat dimulai melalui kanal digital resmi Polri. Saat ini, pemohon dapat memeriksa layanan melalui aplikasi POLRI Super App dan situs SKCK Online resmi di https://skck-online.polri.go.id/.

 

Sebelum mulai, pastikan aplikasi atau situs yang digunakan benar-benar resmi. Hindari layanan tidak dikenal yang menawarkan penerbitan SKCK dengan biaya tambahan tanpa kejelasan kewenangan.

Pilihan 1: Daftar melalui POLRI Super App

1. Unduh aplikasi resmi

Buka Google Play Store pada Android atau App Store pada iPhone. Cari aplikasi POLRI Super App yang diterbitkan oleh pihak resmi, lalu periksa nama pengembang sebelum mengunduh.

2. Buat akun atau masuk

Ikuti petunjuk registrasi dan verifikasi identitas. Gunakan nomor telepon serta email aktif agar proses konfirmasi dan pemberitahuan tidak terhambat.

3. Pilih layanan SKCK

Cari menu SKCK, kemudian pilih opsi pengajuan SKCK baru atau pilihan yang sesuai dengan tampilan aplikasi. Nama menu dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi.

4. Isi data dan unggah dokumen

Lengkapi identitas, riwayat diri, tujuan permohonan, serta dokumen yang diminta. Periksa kembali seluruh isian sebelum melanjutkan ke pembayaran.

Alur tersebut merupakan gambaran umum pendaftaran. Ikuti instruksi aktual yang muncul pada aplikasi karena tampilan, metode verifikasi, dan urutan pengisian dapat berubah.

Pilihan 2: Daftar melalui situs SKCK Online

Jika lebih nyaman menggunakan komputer atau browser HP, buka situs resmi berikut:

SKCK Online Polri

Portal pengajuan dan informasi layanan SKCK

Alamat resmi: skck-online.polri.go.id

Buka Situs SKCK Online

Setelah halaman terbuka, pilih kategori pemohon yang sesuai dan ikuti tahapan yang disediakan. Portal tersebut menyediakan alur registrasi, pengisian pengajuan, pemilihan lokasi penerbitan, pembayaran, verifikasi, hingga pemberitahuan kesiapan dokumen.

 

Jika halaman tidak terbuka, periksa koneksi internet dan coba kembali melalui browser lain. Apabila situs sedang mengalami gangguan, gunakan aplikasi resmi sebagai alternatif, bukan langsung berpindah ke situs pihak ketiga.

Apakah pendaftaran online berarti tidak perlu ke kantor polisi?

Belum tentu. Pendaftaran online mengurangi kebutuhan pengisian formulir secara manual, tetapi tahapan akhir bergantung pada mekanisme layanan yang tersedia.

Sebagian layanan menyediakan dokumen elektronik, sedangkan mekanisme lain masih mengarahkan pemohon ke lokasi penerbitan untuk verifikasi atau pencetakan. Polri juga mengembangkan sistem SKCK yang semakin terintegrasi, tetapi penerapan layanan penuh secara online perlu dibedakan dari fasilitas yang sudah tersedia secara luas.

 

Karena itu, jangan langsung berangkat maupun menganggap dokumen fisik tidak diperlukan. Periksa status pengajuan dan instruksi pengambilan setelah pembayaran serta verifikasi selesai.

Langkah Mengisi Formulir Permohonan SKCK Baru Secara Online

Setelah berhasil masuk ke layanan resmi, tahap berikutnya adalah mengisi formulir permohonan. Bagian ini perlu dikerjakan dengan teliti karena data yang salah dapat memicu penolakan atau memperlambat pemeriksaan petugas.

1. Lengkapi identitas pribadi

Masukkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, serta informasi identitas lain sesuai kolom yang tersedia. Gunakan data yang sama dengan KTP dan dokumen pendukung.

Hindari menyingkat nama atau mengubah ejaan tanpa dasar dokumen resmi. Jika terdapat perbedaan data antara KTP dan KK, selesaikan atau konfirmasikan ketidaksesuaian tersebut sebelum mengirim permohonan.

2. Isi informasi keluarga dan riwayat pendidikan

Apabila formulir meminta data orang tua, keluarga, atau pendidikan, masukkan informasi sesuai dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan. Periksa kembali penulisan nama dan tanggal agar tidak tertukar dengan data anggota keluarga lain.

Bagian ini membantu melengkapi riwayat diri pemohon. Jangan mengisi berdasarkan perkiraan apabila informasi yang diminta belum diketahui; periksa dokumen pendukung terlebih dahulu.

3. Masukkan riwayat pekerjaan dan tujuan pembuatan

Pilih keperluan SKCK sesuai tujuan sebenarnya. Untuk rekrutmen perusahaan, gunakan pilihan melamar pekerjaan jika tersedia; untuk seleksi pemerintah, ikuti kategori yang sesuai dengan ketentuan seleksi.

Jika formulir meminta informasi perusahaan atau jabatan, isi berdasarkan kebutuhan yang diminta sistem. Jangan memilih tujuan yang berbeda hanya karena dianggap lebih mudah diproses.

Catatan: SKCK diterbitkan untuk satu jenis keperluan dan satu tujuan negara sesuai ketentuan penerbitan. Karena itu, pemilihan kategori bukan sekadar formalitas.

 

4. Unggah dokumen dan foto

Pilih file dokumen yang sesuai dengan setiap kolom unggahan. Pastikan file tidak tertukar, tulisan terbaca, dan seluruh bagian penting terlihat.

Jika sistem menolak file, periksa format dan ukuran maksimal yang diizinkan. Kompres gambar bila ukurannya terlalu besar, tetapi jangan sampai kualitasnya menurun hingga nomor identitas atau tulisan penting tidak terbaca.

5. Pilih lokasi penerbitan SKCK

Pilih satuan kerja atau kantor penerbit yang tersedia pada sistem. Pilihan tersebut harus sesuai dengan kewenangan penerbitan dan kebutuhan pemohon.

Jangan asal memilih lokasi terdekat tanpa memeriksa jenis SKCK yang dapat diterbitkan. Untuk kebutuhan tertentu, seperti administrasi CPNS atau keperluan lintas negara, kewenangan penerbit bisa berbeda dari kebutuhan umum di tingkat lokal.

Jika tidak yakin, konfirmasikan kepada petugas layanan sebelum membayar. Langkah ini dapat mencegah perjalanan tambahan atau perubahan pengajuan akibat salah memilih kantor.

6. Periksa ringkasan pengajuan

Sebelum menekan tombol kirim, periksa kembali seluruh informasi. Cocokkan nama, NIK, alamat, keperluan, lokasi penerbitan, dan dokumen unggahan.

Jika tersedia halaman ringkasan, manfaatkan untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Setelah permohonan dikirim, simpan nomor registrasi atau kode pengajuan agar mudah digunakan ketika mengecek status.

7. Lakukan pembayaran dan simpan bukti

Ikuti instruksi pembayaran yang ditampilkan sistem. Metode pembayaran dapat mengikuti kanal resmi yang tersedia pada pengajuan, misalnya Virtual Account atau metode non-tunai lain yang disediakan.

Setelah transaksi berhasil, simpan bukti pembayaran dan tanda pengajuan. Jangan menganggap proses selesai hanya karena saldo sudah terpotong; pastikan sistem juga mencatat pembayaran dan status permohonan berubah sesuai tahapan berikutnya.

 

Jika formulir gagal dikirim

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba sebelum mengulang pendaftaran:

  • Pastikan semua kolom wajib sudah terisi.

  • Periksa apakah format tanggal dan nomor identitas sesuai ketentuan.

  • Coba unggah ulang file yang gagal diproses.

  • Periksa koneksi internet dan muat ulang halaman bila aman dilakukan.

  • Keluar lalu masuk kembali jika sesi login berakhir.

  • Simpan nomor pengajuan dan hubungi petugas apabila status tidak berubah.

Jangan membuat pengajuan berulang tanpa memeriksa status pengajuan sebelumnya. Permohonan ganda dapat membingungkan proses verifikasi atau pembayaran.

Biaya Pembuatan SKCK, Metode Pembayaran, dan Masa Berlaku Dokumen

Biaya resmi pembuatan SKCK baru untuk WNI adalah Rp30.000 sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tarif tersebut mengacu pada ketentuan tarif PNBP yang berlaku di lingkungan Polri, termasuk PP Nomor 76 Tahun 2020.

 

Rincian biaya pembuatan SKCK

Komponen

Biaya atau ketentuan

Penerbitan SKCK baru

Rp30.000

Pembayaran online

Mengikuti kanal resmi yang ditampilkan sistem

Pasfoto dan fotokopi

Biaya tambahan jika perlu menyiapkan sendiri

Transportasi ke kantor penerbit

Bergantung pada lokasi dan kebutuhan pemohon

Masa berlaku SKCK

6 bulan sejak diterbitkan

Biaya pasfoto, fotokopi, dan transportasi bukan tarif penerbitan SKCK. Pengeluaran tersebut bergantung pada kebutuhan masing-masing pemohon, sehingga total biaya persiapan bisa berbeda.

Apabila sistem menampilkan nominal atau instruksi yang tidak sesuai dengan informasi resmi, jangan langsung melakukan transfer. Pastikan kembali melalui kanal Polri atau petugas pada kantor penerbit.

Metode pembayaran SKCK online

Metode pembayaran mengikuti pilihan yang tersedia pada pengajuan. Layanan digital Polri menyediakan pembayaran melalui kanal resmi, sementara informasi layanan di sejumlah kantor juga mencantumkan Virtual Account, QRIS, kartu debit, atau pembayaran langsung di loket sesuai mekanisme setempat.

 

Berikut hal yang perlu diperhatikan saat membayar:

  1. Pastikan nominal pembayaran sesuai dengan tagihan resmi.

  2. Gunakan kode pembayaran atau nomor Virtual Account yang diberikan sistem.

  3. Periksa nama penerima dan rincian transaksi sebelum menyetujui pembayaran.

  4. Simpan bukti transaksi sampai SKCK diterima.

  5. Jangan mengirim uang ke rekening pribadi yang ditawarkan oleh pihak tidak dikenal.

Jika pembayaran belum terkonfirmasi, periksa riwayat transaksi dan status pengajuan terlebih dahulu. Hindari membayar ulang sebelum memastikan transaksi sebelumnya gagal, terutama apabila saldo sudah terpotong.

Berapa lama masa berlaku SKCK?

SKCK berlaku selama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan. Setelah melewati masa berlaku, dokumen dapat diajukan untuk perpanjangan apabila masih diperlukan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Contohnya, jika SKCK diterbitkan pada 10 November 2026, pemohon perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada dokumen. Jangan hanya mengandalkan perkiraan sendiri; gunakan tanggal resmi yang tercetak sebagai acuan.

Masa berlaku dokumen juga perlu disesuaikan dengan persyaratan perusahaan. Ada proses rekrutmen yang meminta SKCK masih aktif pada tanggal pendaftaran, sedangkan instansi tertentu dapat menentukan batas waktu penerbitan yang lebih spesifik.

Tips praktis: Buat SKCK mendekati jadwal penggunaan jika persyaratan lowongan meminta dokumen yang masih baru. Namun, jangan menunggu sampai hari terakhir pendaftaran karena verifikasi, antrean, atau gangguan sistem dapat memerlukan waktu tambahan.

Cara Mengambil SKCK Setelah Pendaftaran Online Berhasil Diproses

Setelah formulir dikirim dan pembayaran terkonfirmasi, permohonan akan melalui tahapan pemeriksaan sesuai prosedur layanan. Pemohon perlu memantau status pengajuan untuk mengetahui apakah masih ada dokumen yang harus dilengkapi atau apakah SKCK sudah siap diterbitkan.

Cara menerima dokumen dapat berbeda menurut layanan dan lokasi penerbitan. Karena itu, ikuti petunjuk yang tercantum pada aplikasi atau situs setelah permohonan diproses.

 

1. Periksa status pengajuan

Masuk kembali ke akun yang digunakan saat mendaftar. Cari menu riwayat atau status permohonan SKCK, kemudian periksa apakah pengajuan masih diproses, memerlukan perbaikan, atau telah disetujui.

Jika sistem memberikan notifikasi melalui email, periksa juga kotak masuk dan folder spam. Simpan nomor registrasi atau kode pengajuan agar petugas lebih mudah membantu apabila ada kendala.

2. Siapkan bukti pendaftaran dan pembayaran

Apabila pengambilan dilakukan di kantor polisi, bawa bukti pendaftaran, bukti pembayaran, dan dokumen identitas yang diminta. Siapkan juga dokumen asli serta salinannya apabila diperlukan untuk pencocokan data.

Bukti digital dapat disimpan di HP, tetapi mencetak salinannya merupakan langkah antisipasi jika perangkat kehabisan baterai atau petugas meminta dokumen fisik. Pastikan kode QR atau barcode dapat dibuka dengan jelas.

3. Datangi lokasi penerbit sesuai petunjuk

Jika sistem meminta kehadiran langsung, kunjungi kantor yang dipilih ketika mengajukan permohonan. Perhatikan jam pelayanan dan persyaratan pengambilan sebelum berangkat agar tidak datang saat layanan tutup atau membawa berkas yang kurang.

Jangan langsung mendatangi kantor yang berbeda tanpa konfirmasi. Perubahan lokasi penerbitan mungkin memerlukan penyesuaian pada sistem atau arahan dari petugas.

4. Jalani verifikasi apabila diperlukan

Petugas dapat mencocokkan identitas, dokumen pendukung, dan data pengajuan. Untuk permohonan yang membutuhkan tahapan tambahan, ikuti arahan petugas mengenai verifikasi atau pengambilan sidik jari.

Jika data tidak sesuai, tanyakan bagian yang perlu diperbaiki. Jangan meminta petugas menerbitkan dokumen dengan informasi yang keliru karena kesalahan tersebut dapat menimbulkan masalah saat SKCK digunakan untuk melamar kerja.

5. Terima dan periksa SKCK

Setelah dokumen diterbitkan, periksa nama, NIK atau identitas yang tercantum, tujuan penggunaan, tanggal penerbitan, serta masa berlaku. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan yang berpotensi menghambat proses administrasi pekerjaan.

Jika menemukan kesalahan, segera sampaikan kepada petugas sebelum meninggalkan loket atau melalui kanal layanan yang diarahkan. Simpan dokumen dengan baik dan buat salinan digital untuk kebutuhan administrasi, selama penyimpanan tersebut aman.

Apakah SKCK bisa diunduh tanpa datang ke kantor?

Kemungkinan tersebut bergantung pada jenis layanan yang digunakan dan hasil pemrosesan pengajuan. Portal resmi SKCK menjelaskan adanya tahapan penerbitan elektronik serta kesiapan dokumen untuk dicetak atau diambil sesuai lokasi yang dipilih.

 

Dengan demikian, jangan berasumsi semua pemohon harus datang langsung, tetapi jangan pula menganggap seluruh pengajuan pasti selesai tanpa kunjungan. Gunakan instruksi pada pengajuan sebagai acuan utama.

Jika SKCK belum terbit setelah pembayaran

Pembayaran berhasil tidak selalu berarti verifikasi sudah selesai. Jika status belum berubah, lakukan pemeriksaan berikut:

  • Pastikan bukti pembayaran menunjukkan transaksi berhasil.

  • Periksa apakah terdapat pemberitahuan perbaikan dokumen.

  • Pastikan email dan nomor telepon yang digunakan masih aktif.

  • Catat nomor registrasi dan waktu pembayaran.

  • Hubungi layanan SKCK pada kantor penerbit jika tidak ada perkembangan yang jelas.

Jangan mengirim foto KTP, KK, atau data pribadi ke nomor yang tidak terverifikasi. Gunakan kanal komunikasi resmi untuk meminta informasi status permohonan.

FAQ Seputar Cara Membuat SKCK Baru Online untuk Melamar Kerja dan Syarat Lengkapnya

1. Apakah membuat SKCK baru bisa dilakukan secara online?

Ya. Pendaftaran SKCK dapat dilakukan melalui POLRI Super App atau portal resmi SKCK Online. Pemohon perlu mengisi data, mengunggah dokumen, dan mengikuti tahapan pembayaran serta verifikasi yang tersedia. Pengambilan atau pencetakan dokumen bergantung pada mekanisme layanan yang dipilih.

2. Apa saja syarat membuat SKCK baru untuk melamar kerja?

Dokumen yang perlu disiapkan umumnya meliputi KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran atau dokumen pendukung identitas, pasfoto terbaru, serta nomor telepon dan email aktif. Dokumen tambahan, termasuk bukti kepesertaan JKN aktif, dapat diminta sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Berapa biaya membuat SKCK baru pada 2026?

Biaya resmi penerbitan SKCK baru adalah Rp30.000. Pemohon mungkin perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pasfoto, fotokopi, atau transportasi, tetapi pengeluaran tersebut bukan tarif penerbitan SKCK.

4. Apakah membuat SKCK online harus menggunakan HP?

Tidak. Pendaftaran dapat dilakukan melalui HP atau komputer selama perangkat memiliki akses internet dan bisa membuka layanan resmi. Jika menggunakan komputer, pemohon dapat menyiapkan dokumen digital dalam satu folder agar lebih mudah diunggah.

5. Apakah harus datang ke kantor polisi setelah daftar SKCK online?

Tidak semua layanan memiliki mekanisme akhir yang sama. Sebagian pengajuan dapat menyediakan dokumen elektronik, sedangkan pengajuan lain memerlukan verifikasi atau pencetakan di lokasi penerbitan. Periksa petunjuk pada akun dan status permohonan sebelum memutuskan untuk datang.

6. Berapa lama masa berlaku SKCK baru?

SKCK berlaku selama enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Periksa tanggal yang tercantum pada dokumen dan sesuaikan dengan ketentuan perusahaan atau instansi yang meminta SKCK.

7. Apakah SKCK bisa digunakan untuk melamar beberapa perusahaan?

SKCK diterbitkan untuk jenis keperluan tertentu. Sebelum menggunakan satu dokumen untuk beberapa perusahaan, periksa apakah semuanya menerima SKCK dengan tujuan yang sama dan apakah ada ketentuan khusus mengenai tanggal penerbitannya.

8. Apakah lulusan SMA atau SMK bisa membuat SKCK online?

Bisa. Lulusan SMA atau SMK dapat mengajukan SKCK apabila memenuhi persyaratan identitas dan ketentuan layanan. Siapkan dokumen pendidikan jika diminta pada formulir, lalu pilih keperluan yang sesuai dengan proses rekrutmen.

Kesimpulan

Cara membuat SKCK baru online untuk melamar kerja dapat dimulai melalui POLRI Super App atau portal SKCK Online resmi. Siapkan dokumen identitas, pasfoto, kontak aktif, dan berkas tambahan sesuai persyaratan yang ditampilkan sistem.

Biaya resmi penerbitan SKCK adalah Rp30.000 dengan masa berlaku enam bulan sejak diterbitkan. Setelah mendaftar, pastikan pembayaran terkonfirmasi, pantau status permohonan, dan ikuti petunjuk mengenai verifikasi serta pengambilan dokumen.

Agar proses berjalan lancar, lakukan pendaftaran sebelum tenggat lamaran, periksa kembali seluruh data, dan gunakan kanal resmi Polri. Dengan persiapan yang tepat, risiko kesalahan administrasi dan pengurusan ulang dapat dikurangi.